Rapat Koordinasi Pengendalian Pajak Daerah Triwulan II Tahun Anggaran 2019

PANDEGLANG – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pandeglang dari sektor pajak dalam kurun waktu tiga tahun terakhir membukukan penerimaan yang signifikan. Kendati demikian, Sekretaris Daerah (Sekda) Pandeglang, Pery Hasanudin meminta kepada dinas terkait yakni Badan Pengelolaan Pajak Daerah (BP2D), untuk terus mengoptimalkan PAD dari sektor pajak daerah.

“Saya minta OPD penghasil dapat terus optimal dalam pengelolaan pajak daerah, begitupula Kecamatan yang mengelola Pajak Bumi Bangunan Perkotaan dan Perdesaan (PBB-P2),” dikatakan Pery Hasanudin pada saat acara Rapat Koordinasi Pengendalian Pajak Daerah Triwulan II di DM Tirta Persada Mandalawangi, Rabu (28/8/2019).

Menurut Pery, pajak daerah ini sangat besar kontribusinya bagi pembangunan daerah, oleh sebab itu, ia berharap ada beberapa langkah atau trobosan yang diambil untuk mendongkrak pendapatan daerah, sehingga dapat melakukan berbagai akselerasi pembangunan dan pelayanan.

“Dengan begitu akan tercipta kondisi stabilitas pembangunan, pelayanan publik yang optimal dan pembangunan daerah yang tepat sasaran,” tuturnya melalui siaran tertulis.

Sementara Kepala BP2D, Yahya Gunawan Kasbin mengatakan, PAD dari sektor pajak daerah ada sebelas sumber yaitu Pajak Hotel, Restoran, Hiburan, Reklame, Penerangan Jalan, Parkir, Air tanah, Sarang Burung Walet, Pajak mineral bukan logam dan batuan, Pajak bumi dan bangunan Perdesaan dan Perkotaan, dan bea perolehan atas tanah dan bangunan.

“Target tahun ini 48 miliar sebelum perubahan, hingga triwulan kedua ini sudah tetcapai 33,22%. Dan Insya Allah target akan tercapai diakhir tahun,” terangnya.

Dikatakan Yahya, dengan adanya rakor ini untuk lebih memantapkan kepada stakeholder terkait dalam pengelolaan pajak daerah.“Kordinasi ini akan memberikan solusi jika dalam pelaksanaannya ada kendala yang dihadapi, oleh sebab itu rakor triwulan penting dilakukan,” tutupnya.

Sumber : (bantennews.co.id)